SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI SATPAS POLRES METRO TANGERANG KOTA. PELAYANAN SIM KELILING PAGI DAN SORE HARI DALAM RANGKA PELAYANAN PRIMA KEPOLISIAN
MEDIA
MEDIA SOSIAL
UJIAN SIM
AGENDA
  DESEMBER 2017  
M S S R K J S
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31
- Klik pada tanggal yang terdapat event
  • Seputar Berita

Mengenali Leptospirosis dan apa penyebabnya

Selasa, 14 Januari 2014

Pemerintah Kota Tangerang menolak rencana sodetan Kali Ciliwung Bogor ke Kali Cisadane, Tangerang. Tindakan itu dinilai akan berdampak banjir di permukiman warga.

"Rencana sodetan Ciliwung-Cisadane akan mengancam banjir di Kota Tangerang yang semakin parah," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Tangerang, Senin (20/1/2014).

Arief menambahkan, ada 4 kecamatan di Kota Tangerang yang dialiri Sungai Cisadane dan terancam banjir bila proses sodetan terjadi. 4 Kecamatan itu yakni Karawaci, Cibodas, Jatiuwung, dan Periuk.

Bahkan, tak hanya sejumlah kecamatan di Kota Tangerang yang terkena imbas banjir, juga wilayah di Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan. Saat ini saja, lanjut Arief, kondisi di pintu air 10 sudah mencapai ketinggian 4 meter karena aliran dari Batu Belah sangat tinggi.

"Apalagi bila nantinya air dari Ciliwung dialihkan ke Cisadane, maka akan semakin menambah debit air dan ancaman banjir," ucap Arief. Mantan Wakil Walikota Tangerang ini menuturkan, rencana sodetan pun dinilainya sangat tidak layak. Perlu dicari solusi lainnya untuk mengantisipasi banjir di Jabodetabek.

"Jangan sampai solusinya hanya memindahkan banjir dari Jakarta ke Tangerang. Perlu alternatif lainnya dengan kajian bersama-sama," tukasnya.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berencana membuat sodetan Ciliwung-Cisadane. Sejumlah pejabat hadir dalam acara rapat di pos pemantauan Bendung Katulampa. Antara lain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Bupati Bogor Rachmat Yasin, Wakil Wali Kota Depok Idris Abdul Samad. Selain itu, Wakil Wali Kota Bekasi dan Dirjen SDA juga turut serta dalam pertemuan tersebut. (Ant/Ali/Ism)